Haji

Tags :
Tuesday, December 1, 2009, 12:31
Kategori : Tanya-Jawab | Belum Ada Tanggapan | 9 kali dibaca | Cetak  

Pertanyaan :
saya cewek berumur 15 tahun, mau nanya pak
saya kan diajak haji sekeluarga bulan november bsk, insyaallah berangkat.saya mau nanya apakah pada umur saya yg 15 ini,apa saya tidak apa-apa pergi haji?soalnya temen2 byk yg bilang kalo haji itu kalo udah tua aja…menurut bapak gmn?

Ira

Jawaban :

(oleh Ustadz Ismeidas Makfiansyah)

asswrwb. haji adalah bagian dari ibadah yang wajib untuk mukallaf atau yg sdh baligh, jd jika umur 15 tahun sdh haid berarti sudah baligh, maka wajib pergi haji jika mampu. dan balasan haji mabrur adalah syurga, jd jika diusia muda sudah bisa menunaikan haji, itu sebuah anugrah luar biasa jd berangkatlah jangan ditunda-tunda, semua ibadah dan niat baik harus disegerakan jangan ada keraguan.

Dari Abu Hurairah RA. bahwa Rosulullah SAW. bersabda, “Umrah ke umrah selanjutnya adalah sebagai penebus dosa antara keduanya; dan haji mabrur tidak mempunyai balasannya kecuali ke surga.” (Muttafaqun’alaih).

Dari Ibnu Mas’ud RA bahwa Rosulullah SAW bersabda, “Ikutilah pekerjaan haji dengan melaksanakan umrah; karena sesungguhnya keduanya dapat menghapus dosa dan kekafiran, sebagaimana ubupan tukang besi dapat menghilangkan kotoran besi, emas dan perak; dan tiada balasan bagi haji mabrur kecuali surga semata.” (Shahih: Shahihul Jami’us Shaghir).

Dari Abu Hurairah RA ia berkata, “Barangsiapa menunaikan ibadah haji karena Allah SAW lalu ia tidak berkata kotor dan tidak melakukan perbuatan maksiat niscaya ia kembali ( ke negerinya) seperti pada hari ketika ia dilahirkan ibunya.” (Muttafaqun’alaih)”.

أَنَّ رَسُوْلَ الله سُئِلَ: أَيُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ؟ فَقَالَ: إِيْمَانٌ بِاللهِ وَرَسُوْلِهِ. قِيْلَ: ثُمَّ مَاذَا؟ قَالَ: الْجِهَادُ فِي سَبِيْلِ الله. قِيْلَ: ثُمَّ مَاذَا؟ قَالَ: حَجٌّ مَبْرُوْرٌ.

Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang amal apakah yang paling utama? Beliau menjawab, “Iman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Beliau ditanya, “Lalu apa?” Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Beliau ditanya, “Lalu apa?” Beliau menjawab, “Haji mabrur.” (HR. Bukhari)

Artikel Lainnya

Anda dapat memberi tanggapan, atau trackback dari situs anda.

Beri Tanggapan